Area Baca

7/11/2013

Dunia Belajar Murid

Tak semua orang bisa memproses informasi dengan cara yang sama. Untuk itulah diperlukan bagaimana cara mengetahui gaya bekerja otak yang diterjemahkan ke dalam gaya belajar yang berbeda-beda. Guru bisa mengetahui potensi dan gaya belajar murid secara detil dengan melakukan tes potensi serta bakat siswa. Mengenal perbedaan gaya yang mendasar akan membuat guru lebih mudah menemukan referensi gaya belajar yang paling efektif bagi murid. Ada beberapa model gaya belajar dalam dunia belajar murid.

Yang pertama adalah tipe visual. Ini adalah kecenderungan gaya belajar dengan menggunakan indera penglihatan. Menggunakan model gaya belajar ini maka informasi data visual terbagi menjadi data berupa teks serta berupa gambar. Ciri murid dengan tipe visual lebih mudah ingat dengan melihat dan lebih suka membaca, ketika mendapat petunjuk untuk melakukan sesuatu biasanya akan melihat orang lain melakukan terlebih dulu baru bertindak. Siswa seperti ini bisa duduk tenang saat belajar di tengah situasi yang ramai tanpa merasa terganggu. Dalam dunia belajar murid yang mempunyai model belajar visual diperlukan stimulasi. Cara untuk menstimulasi adalah dengan menggunakan beragam bentuk grafis untuk menyampaikan informasi atau materi.

Yang kedua adalah tipe auditory. Tipe ini merupakan kecenderungan gaya belajar dengan memakai indera pendengaran. Model gaya belajar ini informasi terbagi menjadi data berupa bahasa serta nada. Ciri dari murid tipe Auditory adalah mudah ingat dari apa yang didengarnya serta didiskusikannya. Mereka senang dibacakan atau mendengarkan cerita dan lebih suka menuliskan kembali sesuatu. Ciri yang lain adalah senang membaca dengan suara keras, mereka bisa mengulangi apa yang didengarnya dan senang diskusi serta bicara atau menjelaskan panjang lebar. Biasanya murid dengan tipe ini menyenangi seni musik dan mudah mempelajari bahasa asing.

Yang ketiga adalah tipe kinestik, gaya belajar ini cenderung menggunakan indera tubuh. Dengan model gaya belajar ini, informasi terbagi menjadi data berupa gerakan serta sentuhan. Ciri dari murid bertipe kinestetik adalah suka menyentuh segala sesuatu yang ditemui, suka mengerjakan sesuatu yang memungkinkan agar tangannya aktif, banyak bergerak secara fisik dan memiliki koordinasi tubuh yang baik.