Area Baca

11/01/2013

Fungsi pendidikan dan Status Sosial

Pada zaman dahulu, tidak semua orang bisa mendapatkan pendidikan. Selain pendidikan hanya dikhususkan pada para bangsawan dan golongan ningrat, ilmu pengetahuan yang diberikan juga sangat terbatas. Bagi rakyat golongan menengah kebawah, mengenyam pendidikan merupakan sebuah mimpi yang sangat sulit untuk dicapai, dan meskipun mendapatkan kesempatan untuk ke bangku sekolah, pendidikan yang didapatkan hanyalah kelas rendah atau hanya sebatas sekolah dasar.

Pendidikan sendiri memiliki fungsi agar setiap individu memiliki pengetahuan yang cukup pada saat terjun ke dunia masyarakat.  Menurut David Popenoe, fungsi pendidikan memiliki tujuan utama sebagai berikut :
1. Sumber untuk perubahan atau inovasi social
2. Menjamin konsolidasi social
3. Memilih serta mengajarkan kontribusi social
4. Penyebaran Kebudayaan
5. Mengajarkan bentuk karakter

Hubungan mengenai Fungsi Pendidikan dan status social adalah dimana seseorang yang semakin tinggi menuntut ilmu akan semakin di hormati di kalangan masyarakat. Kita tidak bisa menutup mata soal ini, karena  di  mata masyarakat, seseorang dengan ilmu pengetahuan yang tinggi secara otomatis akan lebih dihargai kedudukannya dan lebih diperhatikan statusnya , hal ini karena hanya orang-orang dengan kemampuan intelektual yang tinggi saja yang bisa diterima dan mampu untuk menjalankan suatu posisi dimana tingkat kesulitan yang dihadapi jauh lebih tinggi sehingga tidak semua masyarakat mampu menempati posisi yang dibutuhkan, contohnya seperti professor, dokter, guru dsb. Berdasar dari kenyataan inilah, maka masyarakat zaman dahulu memiliki motivasi pendidikan sebagai alat atau sarana untuk meningkatkan status social.


Namun pada era yang sudah modern dimana pendidikan bisa dirasakan oleh setiap lapisan masyarakat, maka fungsi pendidikan yang juga untuk meningkatkan status social mengalami penurunan persepsi. Hal ini juga dipicu karena semakin mudahnya mendapatkan pelayanan pendidikan dan banyaknya sumber informasi pengetahuan yang bisa diakses melalui internet, serta semakin majunya teknologi yang mengakibatkan meski tidak semua masyarakat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, namun mereka juga memiliki pengetahuan yang tidak kalah luasnya dengan seseorang yang sudah menempuh pendidikan tinggi.
Memang tidak semua pengetahuan sangat spesifik seperti yang didapat dalam perguruan tinggi, namun informasi yang mereka peroleh jauh lebih universal serta tidak pernah ketinggalan jaman.