Area Baca

2/05/2014

Macam - Macam Media Pembelajaran

Media pembelajaran merupakan teknologi pembawa pesan yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan dalam proses belajar. Terdapat beberapa macam media pembelajaran yang bisa dilakukan untuk mencapai suatu keberhasilan dalam melakukan suatu study. Setiap siswa ataupun mahasiswa selalu membutuhkan suatu media pembelajaran yang membuatnya mudah dalam memahami berbagai pokok bahasan sehingga mereka mampu menguasai secara baik. Tidak hanya murid saja beberapa guru juga membutuhkan beberapa macam media pembelajaran yang nantinya dijadikan sebagai cara untuk membimbing murid – muridnya.

Media pembelajaran memang sangat beraneka ragam yang sangat efisien. Sesuai dengan hasil penelitian oleh beberapa ahli menyatakan bahwa, media beraneka ragam itu hampir sangat bermanfaat. Berikut ini terdapat beberapa macam media pembelajaran yang bisa diterapkan.


  1. Media Visual, media ini merupakan suatu media yang memiliki fungsi untuk menyampaikan dengan mengandalkan indera penglihatan. Pesan yang disampaikan melalui media visual ini berupa simbol – simbol komunikasi secara visual. Pesan visual tersebut berupa gambar / foto, maps (Peta), bagan atau chart.
  2. Media Cetak, suatu media pembelajaran dalam bentuk bahan bacaan. Media pembelajaran ini melalui buku, majalah, surat kabar. Media yang satu ini sudah sangat akrab untuk dilakukan dan menjadi suatu media utama dalam proses pembelajaran. Namun, tidak sedikit pula siswa yang merasa malas untuk membaca bacaan pada buku atau lainnya. padahal dengan membaca secara sering seseorang akan mudah menyerap suatu ilmu dari buku itu sehingga proses pembelajaran akan lebih mudah dengan membaca secara efektif.
  3. Media Serbaneka, media yang satu ini merupakan suatu media dengan disesuaikan potensi suatu daerah di sekitar tempat belajar dan bisa dimanfaatkan untuk proses pembelajaran. Contoh media serbaneka papan tulis, media tiga dimensi dan media realita dari masyarakat sekitar.

Beberapa macam media pembelajaran di atas sudah diterapkan di Indonesia. Selain media di atas seorang guru harus bisa memanfaatkan media baru untuk membangkitkan minat seorang siswa dalam proses belajar. Sehingga tidak hanya mengandalkan suatu media namun, harus memiliki ide – ide baru untuk menginspirasi murid dalam proses pembelajaran.