Area Baca

6/25/2014

Metode Pembelajaran PKN

Pendidikan kewarganegaraan merupakan sebuah pelajaran wajib yang diberikan kepada setiap peserta didik di sekolah. Pembelajaran mata pelajaran ini memiliki tujuan utama yakni memberikan pengetahuan kepada setiap peserta didik mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kewarganegaraan. Tentunya sebagai warga negara yang baik maka setiap peserta didik harus bisa menghayati setiap apa yang disampaikan oleh tenaga pendidiknya terkait dengan materi pembelajaran ini. Dengan demikian pembelajaran ini merupakan sebuah pembelajaran yang teramat penting untuk diperhatikan namun sayangnya hal tersebut bertolakbelakang dengan minat yang dimiliki oleh para peserta didik. Banyak di antara peserta didik yang tidak menyukai dan menghayati pelajaran ini, sehingga hasilnya mereka hanya menghafal saja tanpa mengamalkan ilmu kewarganegaraan yang baik dalam kehidupan keseharian. Melihat kenyataan tersebut maka diperlukan sebuah cara atau metode yang harus digunakan agar pembelajaran PKN di sekolah ini menjadi lebih efektif dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ada beberapa metode yang dapat digunakan oleh tenaga pendidik dalam menyampaikan mata pelajaran PKN ini agar menjadi mata pelajaran yang disenangi oleh peserta didik di antaranya.

  1. Metode pembelajaran berbasis kerjasama. Tenaga pendidik dapat memberikan tugas-tugas berbasis kerjasama kepada para kelompok kepada peserta didik yang berkaitan dengan materi PKN. Dengan hal ini maka hal tersebut akan membuat mereka terbiasa untuk menyelesaikan sebuah permasalahan secara kerjasama dengan menggunakan prinsip musyawarah.
  2. Metode pembelajaran berbasis studi kasus. Para tenaga pendidik dapat memberikan tugas untuk melakukan studi kasus terhadap para peserta didik. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan empati mereka terhadap apa yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Sehingga dengan demikian jika hal ini dibiasakan maka akan menciptakan pribadi-pribadi yang peduli dan peka terhadap setiap kejadian yang terdapat di sekitarnya yang berkaitan dengan pelajaran kewarganegaraan.
  3. Metode pembelajaran berbasis proses pun baik untuk diberikan pada saat pembelajaran PKN. Dalam hal ini para peserta didik sebaiknya diarahkan untuk melakukan pengamatan langsung terhadap lingkungannya yang kemudian mereka melakukan penelitian. Dengan cara semacam ini maka pelajaran PKN dapat diamalkan dalam kehidupan para peserta didik.

Demikianlah ulasan yang dapat saya sampaikan di sini. Semoga beberapa hal di atas dapat memberikan manfaat bagi anda sekalian.