Area Baca

8/24/2014

Model Pembelajaran Demonstrasi

Model Pembelajaran Demonstrasi - Upaya peningkatan kualitas dan kuantitas kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh tenaga pendidik kepada peserta didik di sekolah terus digalakkan. Salah satu buktinya adalah dengan semakin banyaknya model pembelajaran yang dipilih oleh tenaga pendidik untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didiknya. Model pembelajaran tersebut antara lain adalah model pembelajaran kooperatif, paikem, demonstrasi dan lain sebagainya.  Satu di antara model – model tersebut  yang akan kita kupas pada ulasan yang menarik ini adalah tentang model pembelajaran demonstrasi. Seperti apakah model pembelajaran yang satu ini? Apakah kelebihan yang dimilikinya jika dibandingkan dengan model pembelajaran menarik yang lainnya? Sebaiknya anda menyisakan waktu luang yang anda miliki demi untuk membaca ulasan berikut ini dengan seksama karena saya akan menghadirkan banyak hal menarik kepada anda di sini. Selamat membaca.

Hal pertama yang akan kita bahas pada ulasan ini adalah tentang pengertian dari pembelajaran demonstrasi. Model pembelajaran demonstrasi merupakan sebuah model pembelajaran inovatif yakni seorang tenaga pendidik memberikan materi pembelajaran kepada para peserta didiknya melalui peragaan langsung sehingga dapat dilihat oleh para peserta didik. Semisal contohnya adalah ketika tenaga pendidik menjelaskan mengenai cara kerja sesuatu hal, maka di situ tenaga pendidik tidak hanya menjelaskan saja tetapi juga memeragakan cara kerja tersebut menggunakan media pembelajaran yang digunakan sebagai alat peraga.

Model pembelajaran demonstrasi yang semacam ini memiliki banyak kelebihan di antaranya adalah dengan adanya peragaan, maka pelajaran-pelajaran tertentu yang bersifat abstrak dapat menjadi lebih konkrit. Semisal pada pembelajaran matematika yang membutuhkan alat peraga agar para peserta didik lebih memahami. Kedua, dengan adanya peragaan tersebut akan membuat para peserta didik menjadi lebih fokus ketika dalam kegiatan pembelajaran sehingga akan terasa lebih mudah bagi tenaga pendidik dalam menyampaikan materi pelajaran.

Ketiga, kegiatan pembelajaran yang semacam ini sangat menarik dan menghidupkan suasana pembelajaran yang semula terasa kaku sehingga dengannya akan menumbuhkan minat para peserta didik untuk lebih giat dalam belajar. Dan terakhir dengan semakin tingginya tingkat ketertarikan peserta didik maka hal tersebut dapat memancing mereka untuk aktif dalam melakukan banyak hal termasuk upaya inovasi dan peningkatan daya pikir kreatif.

Demikian yang dapat saya sajikan kepada anda kali ini. Semoga dengannya dapat memberikan banyak manfaat bagi anda.