Area Baca

1/03/2015

Pengertian Gaya Gesek

Apa sich gaya gesek itu ?
Masih ingatkah jenis-jenis gaya ?, Gaya dibedakan menjadi gaya sentuh dan gaya tak sentuh. Gaya gesek merupakan salah satu jenis gaya sentuh, karena gaya gesek bekerja pada dua permukaan benda yang bersentuhan. Gaya gesek di artikan sebagai gaya yang arahnya berlawanan dengan gaya luar. Gaya gesek sering juga disebut sebagai gaya tahan atau gaya hambat. Hal ini karena arah gaya gesek berlawanan dengan arah benda bergerak. Misalnya saat mendorong kardus ke arah kanan maka gaa gesek ke arah kiri.
gaya gesek
Rumus gaya gesek :)
Besarnya gaya (f) gesek merupakan hasil kali antara gaya normal (N dengan koefisien gesek (μ).
f = N μ

Gaya normal merupakan gaya yang arahnya selalu tegak lurus dengan permukaan benda. Jika benda diam Ketika pada posisi diam atau berada pada sebuah permukaan bidang datar maka gaya normal sama dengan berat benda (w).

Gaya gesek dibedakan menjadi dua macam yaitu :
1. Gaya gesek statis (fs)
Gaya gesek statis merupakan gaya yang bekerja pada dua permukaan benda yang masih diam.
fs = N.μs
jika nilai gaya gesek statis lebih dari atau sama dengan gaya luar yang diberikan pada benda, maka benda tetap diam. Gaya gesek yang bekerja pada benda tersebut sama dengan gaya luar yang diberikan pada benda.

2. Gaya gesek kinetis (fk)
Gaya gesek kinetis merupakan gaya yang bekerja pada dua permukaan benda yang bergerak.
fk = N μk
besar gaya gesek statis selalu lebih kecil dari gaya luar yang bekerja pada benda. Nilai koefisien gesekan kinetis selalu lebih kecil dari koefisien gesekan statis.

Contoh Soal gaya gesek :

1. Sebuah benda dengan massa 10 kg ditarik dengan gaya mendatar ke kanan 50 N. Selidikilah apakah benda sudah bergerak ?jika benda bergerak berapa gaya gesek yang bekerja pada benda ? jika jika koefisien gesek statis 0.4 dan koefisien gesek kinetis 0.1
Diketahui :
m = 10 kg
F = 50 N
μs = 0.4
μk = 0.1
karena benda berada di atas permukaaan bidang datar maka N = W = m g = 10 (10) = 100 N
Ditanya :
fs . . . ?
jawab :
fs = N.μs
fs = 100 (0.4)
fs = 40 N
karena gaya gesek statis lebih kecil daripada gaya luar yang bekerja pada benda maka benda bergerak.
fk = N μk
fk = 100 (0.1)
fk = 10N
jadi benda bergerak ke arah kanan dengan gaya gesek 10 N ke arah kiri