Area Baca

11/03/2015

Sanksi Norma Agama dan Kesusilaan

Sanksi Norma Agama dan Kesusilaan - Hakikatnya norma itu memiliki tujuan yang mulia yaaitu untuk menjaga tingkah laku, tundak, tunduk , perbuatan, sikap serta tutur katanya agar lebih bijak dan tertib sehingga tidak menyakiti siapapun yang berinteraksi dengnanya. Setiapnya norma memiliki sanksi, tujuannya adalah untuk memperkuat keberadaan norma, agar tidak di sepelekan oleh orang-orang yang menempati daerah dimana norma itu berlaku. Jadi penting sekali tentang adanya norma dan sanksinya. Sehingga orang tidak merasakan kebingungan tentang apa yang salah dan apa yang benar di dunia ini. Namun tidak semua merasa bahwa norma ini penting dan membawa manfaat untuk dirinya. Sehingga orang itu mengabaikan norma ini dan melakukan hal-hal yang melanggar norma. Saat pelanggaran dilakukan harus ada sanksi yang ditanggung oleh si pelanggar.

Sanksi yang berlaku ketika melanggar norma agama 

Norma agama merupakan suatu norma yang dapat dijadikan sebagai petunjuk hidup seseorang selama hidup di bumi ini, norma agama dilandaskan pada hukum keagaamaan yang sumbernya langsung dari Tuhan dan disampaikan melalui utusan-Nya, dan dirangkum dalam sebuah kitab yang dapat dijadikan dan dipelajari oleh anak cucu kita. Sehingga norma agama telah ada sejak jaman dahulu kala, sejak pertama kali manusia diciptakan. Norma agama isinya adalah perintah (mana yang boleh dikerjaan)dan larangan, (dan maan yang tidak boleh dikerjakan) . sanksi norma agama adalah dosa. Saat seseorang melanggar apa yang telah menjadi larangan Tuhan namun tetap ia kerjakan, ia akan mendapatkan dosa. Dosa ini akan dicatat oleh malaikat dalam buku catatan amal, yang nantinya setelah ia mati, buku itu akan di buka dan dibacakan kembali tentang pelanggran apa saja yang telah ia lakukan, dan saat pelanggaran itu telah dibacakan akan ada yang namanya hari pembalasan, dimana, di hari itu orang yang melakukan pelanggaran akan mendapatkan sanksi sesuai dengan apa yang telang dilanggarnya.

Sanksi yang berlaku ketika melanggar norma kesusilaan 

Norma kesusilaan merupakan norma yang muaranya dari lubuk hati yang paling dalam, timbul dari rasa saling mengasihi, rasa yang seharusnya memang ada di setiap diri manusia. Norma kesuliaan merupakan peraturan yang membatasi antara perilaku yang dianggap baik dan seharusnya dilakukan serta perilaku yang dianggap buruk dan seharusnya tidak dilakukan atau harus dihindari.

Norma Kesusilaan adalah aturan yang sumbernya dari hati nurani seorang manusia tentang sesuatu yang baik dan seseuatu yang buruk. Contoh misalkan : selalu berkata jujur, baik jujur kepada diri sendiri, orang tua, maupun orang-orang diluar keluarga. Initinya kita sebagai manusia harus bersikap jujur dan adil. Sanksi norma kesusilaan biasanya bagi yang melanggar norma ini dapat berupa aneka ragam, tergantung pada masyarakat suatu daerah itu sendiri. Namun biasanya pelanggarnya merasa bersalah atau tidak enak hati setelah melakukan pelanggaran tersebut. Hal ini akan dirasakan oleh orang yang masih memiliki hati nurani, namun apabila hatinya telah mati, ia tidak akan merasa bersalah dan akan melakukan pelanggran-pelanggran yang lebih bersar lagi.