Area Baca

10/31/2016

Mengenal Lebih Jauh Pengertian, Struktur dan Fungsi Mitokondria

Pengertian, Struktur dan Fungsi Mitokondria - Mitokondria merupakan jaringan yang memiliki peran penting untuk kelangsungan hidup sel. Bagi anda yang belum mengetahui pengertian mitokondria, berikut akan dijelaskan pengertian mitokondria secara harfiah maupun dalam imu sains. Mitokondria bila dipandang dari segi harfiah berasal dari kata thread (benang) dan chodrion (granular), mitokondria ini adalah organel sitoplasma yang memiliki bentuk granular. Mitokondria memiliki dua membran yang keduanya adalah lapisan ganda dari fosfolipid dan tertanam sekumpulan unik protein didalam. Kedua membran ini dapat pula dibedakan dari segi tekstur, bila membran bagian luar memiliki tekstur mulus sedangkan membran bagian dalam berlipat-lipat. Dari membran bagian dalam ini terbagi lagi menjadi dua komponen yaitu matriks mitokondria dan ruang antar membran. Matriks mitokondria ini memiliki kandungan berupa DNA mitokondria, ribosom dan enzim dalam jumlah besar.

Mitokondria sendiri memiliki fungsi sebagai tempat berlangsungnya proses penting kehidupan seperti respirasi bagi mahluk hidup, metabolisme asam lemak, penghasil energi dan masih banyak lagi. Mitokondria lebih banyak ditemui ditemui pada bagian hati, otot dan jantung. Baca: Retikulum endoplasma

Struktur Mitokondria

Mengenai struktur yang sudah dijelaskan sebelumnya, bagi yang ingin mengetahui seputar mitokondria lebih jauh berikut akan diperjelas lagi secara lebih rinci mengenai struktur dari mitokondria ini lebih luasnya.

· Membran Luar
Membran bagian luar memiliki protein khusus dalam jumlah yang besar atau istilah lainnya disebut porins. Protein inilah yang membuat molekul dengan bobot 5000 dalton dapat melewatinya.

· Membran Bagian Dalam
Membran dalam memiliki bentuk berlipat-lipat dan bagian ini disebut krista. Dimana didalamnya ada suatu ruangan dengan nama matriks yang berisi beberapa mineral.

· Matriks
Selain mineral, matriks ini mengandung campuran enzim penting yang berfungsi dalam proses sintesis molekul ATO, DNA mitokondria dan TRNA. Selain kandungan tersebut, bagian ini juga memiliki karbondioksida, oksigen dan lain-lain. Ada penelitian yang menemukan dan diyakini bahwa mitokondria berasal dari endosimbiosis serta bakteri. Karena ciri khas mitokondria yang memiliki DNA sendiri, juga mempunyai mesin untuk sintesis protein serta berkembangbiak seperti yang sama dilakukan oleh bakteri pada umumnya.

Fungsi Mitokondria

1. Mitokondria memiliki peran yang penting sebagai sumber penghasil energi. Mitokondria yang berada pada dalam tubuh semua mahluk hidup ini akan memecah makanan yang dikonsumsi menjadi molekul yang lebih sederhana berupa karbohidrat, lemak dsb di dalam tubuh. Zat-zat penting ini akan dikirim ke mitokondria untuk diproses lebih lanjut untuk menghasilkan kandungan yang lebih penting bagi tubuh.

2. Mitokondria memiliki fungsi untuk menjaga konsentrasi ion kalsium secara tepat pada berbagai kompartemen sel. Mitokondria pun memiliki peran pula dalam mengalirkan sel-sel ke lokasi tubuh tujuan.

3. Mitokondria dapat mendeteksi keberadan jumlah sel yang tidak diinginkan, membantu proses kematian sel atau terlalu banyak dan akan dikurangi oleh mitokondria ini selama dalam proses perkembangan organisme yang biasa disebut proses apoptisis. Karena sel mati yang dikarenakan sebab abnormal akan memengaruhi fungsi organ.

4. Mitokondria memiliki enzim yang bisa mendeteksifikasi amonia.

5. Mitokondria sangat membantu dalam membangun komponen-komponen penting seperti estrogen, testosteron dan darah

Dengan demikian hal ini membuktikan betapa pentingnya keberadaan dari mitokondria ini . Bahkan ada studi yang menemukan bahwa bila sampai terjadi disfungsi dari struktur mitokondria ini merupakan faktor utama atau sumber dari timbulnya berbagai macam penyakit. Hal ini dikarenakan sumber untuk menghasilkan energi dan produksi sel spesifik. Baca: Fungsi Nukleus pada Sel Hewan dan Sel Tumbuhan