Area Baca

9/05/2018

Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli

Pengertian Demokrasi Menurut Para AhliKata demokrasi secara etimologis berasal dari bahasa Yunani yaitu “demokratia”, yang terdiri atas kata “demos” yang artinya rakyat dan kata “kratos / kratein” yang memiliki arti kekuatan atau pemerintahan. Dari pembentukan katanya, demokrasi memiliki arti yaitu kekuatan rakyat atau suatu bentuk pemerintahan suatu negara dengan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertingginya. Secara singkatnya demokrasi lebih dikenal sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Dalam sejarahnya demokrasi berasal dari Yunani Kuno, stilah deokrasi pertama kali ditemukan pada abad ke 5 SM di Athena kuno. Konsep demokrasi pertama kali ditemukan dan dipraktikkan di Athena kala itu. Seiring berjalannya waktu istilah demokrasi telah berubah menjadi modern dan telah berevolusi sejak abad ke 18. Perkembangan dari istilah demokrasi ini sejalan dengan seiring perkembangan sistem demokrasi yang ditemukan di banyak negara. Lebih lanjutnya tentang pengertian demokrasi, berikut di bawah ini beberapa pengertian demokrasi menurut beberapa ahli :

1. Pengertian Demokrasi Menurut Abraham Lincoln ( Presiden Amerika ke 16 )


Abraham Lincoln menyebutkan pengertian demokrasi dalam pidatonya Gettysburgnya yaitu “pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”. Arti dari pidato Beliau yaitu dari rakyat memiliki arti bahwa suatu negara terbentuk karena adanya kekuasaan pemerintahan yang diberikan dari rakyat. Oleh rakyat, memiliki arti bahwa dalam penyelenggaraan negara, rakyat harus diikutsertakan. Karena rakyat di dalam suatu sistem demokrasi memiliki kekuasaan terbesar dalam posisi di negaranya. Untuk rakyat, memiliki arti bahwa segala ketertiban dan ketenteraman yang dilakukan oleh masyarakat dalam sistem demokrasi itu pada akhirnya akan menjadi hadiah bagi rakyat itu sendiri.

Dari penjelasan Beliau, dapat diartikan bahwa demokrasi memiliki art kekuasaan tertinggi sistem demokrasi adalah berada di tangan rakyat, yang mana rakyat memiliki hak, kesempatan, serta suara yang sama di dalam mengatur kebijakan pemerintahan. Dalam demokrasi, keputusan yang diambil adalah berdasarkan pada suara terbanyak dari rakyat.

2. Pengertian Demokrasi Menurut Mohammad Hatta


Muohammad Hatta adalah wakil presiden pertama Indonesia yang menyebutkan arti demokrasi sebagai suatu pergantian atau pergeseran kedaulatan raja menjadi kedaulatan rakyat.

3. Pengertian Demokrasi Menurut H. Harris Soche


Demokras menurut H. Harris Soche adalah suatu bentuk pemerintahan dari rakyat, yang berarti kekusaan pemerintahan itu melekat pada diri rakyat ( orang banyak ), yang mana rakyat berhak untuk mengatur, mempertahankan dan melindungi diri dari paksaan dan pemerkosaan pemerintah ( orang lain atau badan yang diserahi untuk memerintah ).

4. Pengertian Demokrasi Menurut Hannry B. Mayo


Demokrasi menurut Hannry B. Mayo adalah sebagai kebijaksanaan umum yang didasarkan pada mayoritas oleh wakl-wakil yang telah diseleksi oleh rakyat dalam pemilihan – pemelihan berdasarkan atas prinsip kesamaan politik dan terselenggaran dalam suasana kebebasan politik.

5. Pengertian Demokrasi Menurut C. F. Strong


Demokrasi dari penjelasan C. F. Strong adalah suatu sistem pemerintahan yang mayoritas anggota dewan dari masyarakat ikut serta dalam politik berdasarkan sistem perwakilan yang menjamin pemerintah untuk mempertanggung jawabkan beragai tindakannya yang telah dilakukan untuk mayoritas tersebut.

6. Pengertian Demokrasi Menurut Samuel Huntington

Demokrasi dari Samuel Huntington diartikan sebagai para pembuat keputusan kolektif yang paling kuat dan dalam sebuah sistem yang dipilih melalui pemilihan umum yang bersifat adil, jujur dan berkala serta dalam sistem itu para calon bebas bersaing untuk memperoleh suara, yang mana hampir seluruh penduduk dewasa dapat memberikan suara di pemilihan tersebut.

7. Pengertian Demokrasi Menurut Yusuf Al - Qordhawi

Demokrasi menurut Yusuf Al - Qordhawi adalah suatu wadah masyarakat untuk memilih seseorang yang bertugas sebagai pengatur dan pengurus urusan mereka. Dalam hal ini pimpinan mereka bukanlah orang yang mereka benci, peraturannya juga bukan yang mereka tidak kehendaki, serta mereka juga berhak untuk meminta pertanggungjawaban pemimpin jika terbukti ada kesalahan. Rakyat berhak untuk memecat jika terjadi penyelewengan dari pemerintah. Selain itu, rakyat juga tidak boleh dibawa ke dalam sistem ekonomi, sosial, budaya, atau sistem politik yang tidak mereka sukai atau tidak mereka kenal.

8. Pengertian Demokrasi Menurut Abdul Ghani Ar Rahhal

Abdul Ghani Ar Rahhal di dalam bukunya, yang berjudul Al Islamiyyin wa Sarah Ad Dimuqrathiyyah menjelaskan bahwa demokrasi adalah “ kekuasaan rakyat oleh rakyat ”. Dalam hal ini dapat diartikan bahwa rakyat merupakan sumber kekuasaan.

Dalam buku ini juga disebutkan bahwa pencetus teori demokrasi pertama kali adalah Plato. Plato mengatakan bahwa sumber kekuasaan adalah keinginan yang satu bukan merupakan majemuk. Definisi yang sama ini juga yang diungkapkan oleh Muhammad Quthb dalam bukunya yang berjudul Madzahib Fikriyyah Mu’ashirah.

9. Pengertian Demokrasi Menurut Hans Kelsen

Demokrasi dari Hans Kelsen diartikan sebagai pemerintahan oleh rakyat dan untuk rakyat, yang mana pelaksana kekuasaan Negara adalah wakil-wakil rakyat yang telah terpilih oleh rakyat. Dari pemilihan oleh rakyat tersebut menyatakan bahwa ia telah yakin mengenai segala kehendak dan kepentingan nya akan diperhatikan oleh wakil-wakil rakyat dalam melaksanakan kekuasaan Negara.

10. Pengertian Demokrasi Menurut John L Esposito

Demokrasi oleh John L Esposito pada dasarnya juga diartikan sebagai kekuasaan dari dan untuk rakyat. Dalam hal ini rakyat berhak untuk berpartisipasi, terlibat aktif , serta mengontrol kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Ia juga menjelaskan di dalam sistem demokrasi terdapat pemisahan yang jelas lembaga pemerintahan antara unsur eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.

11. Pengertian Demokrasi Menurut Sidney Hook

Demokrasi menurut Sidney Hook adalah sebagai bentuk pemerintahan yang mana keputusan-keputusan pemerintah yang bersifat penting secara langsung atau tidak langsung didasarkan pada kesepakatan dari mayoritas yang diberikan secara bebas dari rakyat yang telah dewasa.

12. Pengertian Demokrasi Menurut Affan Gaffar

Demokrasi dari Affan Gaffar di bagi ke dalam dua bentuk, yaitu demokraasi bermakna normatif dan demokrasi bermakna empirik . Demokrasi bermakna normatif memiliki arti bahwa demokrasi secara ideal ingin diwujudkan oleh suatu negara. Sementara pengertian demokrasi yang bermakna empirik adalah demokrasi dalam perwujudannya di dunia politik.

13. Pengertian Demokrasi Menurut Amien Rais

Amien Rais menjelaskan bahwa demokrasi adalah sistem pemerintahan suatu negara dengan beberapa kriteria sebagai berikut :

a) Adanya partisipasi rakyat dalam pembuatan keputusan

b) Adanya persamaan di depan hukum

c) Distribusi pendapat secara adil

d) Adanya kesempatan pendidikan yang sama

e) Terdapat empat macam kebebasan, yang terdiri atas kebebasan mengeluarkan pendapat, kebebasan persurat kabaran, kebebasan berkumpul, dan kebebasan beragama.

f) Adanya ketersediaan dan keterbukaan informasi

g) Mengindahkan fatsoen atau tata krama politik

h) Adanya kebebasan individu

i) Semangat kerja sama

j) Hak untuk protes.


14. Pengertian Demokrasi Menurut Robert A. Dahl

Sebuah demokrasi menurut Robert A. Dahl idealnya memiliki beberapa hal sebagai berikut :

a. Adanya persamaan hak pilih dalam menentukan keputusan kolektif yang bersifat mengikat.

b. Partisipasi efektif, yang memilik arti kesempatan yang sama bagi semua warga negara dalam proses pembuatan keputusan yang bersifat kolektif.

c. Pembeberan kebenaran, yaitu adanya peluang sama bagi setiap orang untuk memberikan penilaian dan komentar terhadap jalannya proses politik atau pemerintahan secara logis.

d. Kontrol terakhir terhadap agenda, yang berarti rakyat menentukan agenda mana yang harus atau tidak harus diputuskan melalui proses pemerintahan. Hal ini termasuk di dalamya mendelegasikan kekuasaan pada orang lain atau lembaga yang mewakili rakyat.

e. Pencakupan, yang meliputi masyarakat yang tergolong semua orang dewasa dalam dan pengertiannya dalam hukum.

15. Pengertian Demokrasi Menurut Charles Costello

Demokrasi menurut Charles Costello jika dilihat dalam konteks kontemporer adalah merupakan sistem sosial dan politik pemerintahan diri dengan kekuasaan - kekuasaan pemerintah yang dibatasi oleh hukum serta kebiasaan untuk melindungi hak-hak dari perorangan warga negaranya.

Lebih lanjutnya Beliau menjelaskan bahwa demokrasi mengakui kehendak rakyat sebagai landasan bagi legitimasi dan kewenangan pemerintahan ( kedaulatan rakyat ) bahwa kehendak itu akan dinyatakan di dalam sebuah iklim politik yang terbuka melalui pemilihan umum yang bersifat bebas dan juga berkala. Setiap warga negara memilih pihak yang akan memerintah serta menurunkan pemerintah yang ada kapan saja mereka mau. Demiikian di atas adalah pengertian dari demokrasi dari pendapat beberapa ahli. Dapat disimpulkan bahwa demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat sebagai pemilih lembaga pemerintahan yang berkuasa, oleh rakyat untuk ikut serta mempelopori demokrasi, dan untuk rakyat yang berarti semua itu untuk kesejahteraan rakyat dengan adanya penerapan sistem demokrasi. Semoga artikel kali ini bermanfaat bagi pembaca, akhir kata terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel ini. Baca: Perkembangan dan Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia